Cari Blog Ini

Minggu, 13 September 2015

Jadilah Istri Yang...

Jadilah seorang istri
Yang senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dan mengikuti Sunnah Rasul.
Senantiasa hormat, taat serta patuh kepada suami sepanjang pada hal-hal kebaikan.

Jadilah seorang istri
Yang selalu meminta izin kepada suami jika hendak bepergian.
Jika dilarang ia tidak akan melanggarnya.
Yang senantiasa menghargai dan menerima dengan ikhlas sekecil apapun setiap pemberian suami serta tidak akan banyak menuntut apapun yang belum mampu diberikan suami.

Jadilah seorang istri
Yang senantiasa menjaga kehormatan dirinya ketika suami sedang tak berada di rumah.
Yang senantiasa menjaga kehormatan suami dan harta suami dengan sebaik-baiknya.
Ia juga tidak suka menceritakan aib suami kepada siapapun.

Jadilah seorang istri
Yang senantiasa pandai berusaha menyenangkan dan menghibur hati suami disaat suami sedang ada permasalahan.
Yang senantiasa melayani suami dengan baik dalam hal kehidupan sehari-hari dan kebutuhan di tempat tidur.

Jadilah seorang istri
Yang senantiasa menjadi penyejuk dalam rumah tangga bagi suami dan anak-anaknya.
Seorang istri yang tak segan-segan menasehati suaminya, jika sang suami melakukan hal-hal yang tidak baik.

Jadilah seorang istri
Yang lebih betah di rumah daripada di luaran untuk hal-hal yang tak ada gunanya.
Yang selalu bisa memperhatikan apa yang disuka dan yang tak disuka suaminya.

Jadilah seorang istri
Yang selalu menjauhkan diri dari sekumpulan orang-orang yang suka membicarakan keburukan orang lain.
Yang senantiasa menjadi pengayom dan penuh kasih sayang dalam merawat serta mendidik anak-anaknya

Dan jadilah seorang istri yang senantiasa lebih mementingkan meningkatkan ibadah kepada-Nya dibanding digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Mari kita berusaha bersama-sama meraihnya Ukhty. Agar para suami menjadi bangga dan merasa tenteram hatinya.

@teladan.rasul

Sabtu, 29 Agustus 2015

Berhasil atau Gagal

Sering orang menilai dari keberhasilan atau kegagalan kita, tanpa melihat atau menghargai usaha yang sudah dilakukan.

Tapi Allah menilai proses, karena hasil adalah kuasa-Nya.

Proses adalah dari kita (atas ijin Allah), sedang hasil adalah sepenuhnya dari Allah.

Perjuangan yang kita lalui, tak ada yang terlewatkan dariNya, semua ada perhitungannya.

Karena tak ada yang sia-sia dari suatu kejadian yang dikehendaki Allah.

Usahlah sedih dengan pandangan manusia. Terima dengan hati lapang. Allah lebih mengetahui tentang semua proses perjuangan kita.

Pandangan Allah lebih berarti daripada pandangan manusia. Sang Maha Pencipta lah yang paling mengetahui segala usaha, isi hati dan tekad kita.

Allah Maha Melihat dan mencatat setiap ikhtiar, serta memberi balasan yang sesuai, jika bukan di dunia, kelak di akhirat.

Saatnya untuk tersenyum di tengah kerasnya usaha dan perjuangan.

By @liananang

Jumat, 28 Agustus 2015

Apa yang kita cari dalam hidup ini


Kita hidup di gunung merindukan pantai…
Kita hidup di pantai merindukan gunung…

Kalau kemarau kita tanya kapan hujan?
Di musim hujan kita tanya kapan kemarau?

Diam di rumah pengennya pergi…
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah…

Waktu tenang cari keramaian…
Waktu ramai cari ketenangan…

Ketika masih bujang mengeluh kepengen nikah, Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan…

Ternyata SESUATUMU tampak indah karena belum kita miliki…

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki…

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR…
dengan rahmat yang sudah kita miliki…

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini??
Menutupi telapak tangan saja sulit…

Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI” dengan Daun,

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana
Bumi inipun akan tampak buruk…

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil…

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku…

SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkanNYA…

Karena hidup adalah :
WAKTU yang dipinjamkan,
dan Harta adalah Amanah yang dipercayakan…
yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki…
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki…
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki…
Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal. Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.
Selamat meraih kebaikan di hari ini.

Oleh Ust. Musyaffa Ad Dariny, MA

Selasa, 25 Agustus 2015

Bagaimana tau rasanya ikhlas kalau tidak dilatih?

Ketika kesal krn kebaikan tak terbalas,
Ketika marah krn hinaan/fitnah,
Ketika kecewa krn jerih payah tak dihargai,
Ketika merasa lebih dari yg lain,
Lebih baik, lebih mengetahui, lebih berjasa, lebih pandai, dan rasa "lebih" yang lain..
Ketika itulah ke-IKHLAS-an diuji...

Kita tahu bahwa IKHLAS adalah ketika semua ucapan dan perbuatan murni krn Allah, hanya berharap balasanNya, dipuji tak menjadikan tinggi hati, dicaci/diabaikan tak membuat sakit hati..
Tapi ketika ujian IKHLAS datang, kadang kita lupa menerapkannya..

Memang IKHLAS mudah diucapkan/dipahami, tapi perlu latihan berulang kali untuk menempa dan membentuknya dalam HATI...

Maka ber-SYUKUR-lah ketika Allah hadirkan orang-orang atau peristiwa yg menguji ke-IKHLAS-an kita. Karena bagaimana kita bisa ikhlas jika tidak DILATIH?

Ikhlas dan riya' hanyalah kita dan Allah yg mengetahui.
Maka tak perlu juga kita menilai keikhlasan atau keriya'an orang lain.

Jika takut amalmu lahirkan ujub, ingatlah ridha siapa yang ingin kau raup.
Juga nikmat & hukuman siapa yang buatmu berdegup (ImamAsySyafii)

Katakanlah (Muhammad), "Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu ttg orang yg paling rugi perbuaannya? (Yaitu) orang-orang yg sia-sia perbuatannya dlm kehidupan di dunia, sedang mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya.”
(Qs 18 [Al-Kahf]: 103-104)

by liananang

Sabtu, 22 Agustus 2015

Pengaruh Tabiat Istri Terhadap Cara Suami Mencari Nafkah


Ternyata Tabiat Istri juga berpengaruh bagi cara suami mencari nafkah, Semoga kisah singkat ini dapat anda ambil hikmahnya.

Hasan al-Bashri berkata:

“Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”

2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, Lalu aku tanya kepadanya:”Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”

Ia menjawab : “Iya benar”

Aku bertanya lagi:”Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!”

Ia pun bercerita:”Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit.

Lalu Allah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita. Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata:’Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.

”Masya Allah…Milikilah sifat Qana’ah suka menerima / jiwa selalu merasa cukup.

Biasanya Wanita (Istri) sering TERJEBAK pd KEINGINANnya tuk terlihat Cantik dgn Pakaian yg Serba Mahal.Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu.

Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kpd kebaikan,keta’atan sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa,kemakshiatan.CUKUPKAN DIRI DGN YG HALAL & BAIK.
Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya.

karya Abu Bakr Ahmad bin Marwan

Jumat, 21 Agustus 2015

Pada akhirnya kita semua sama

Wajah cantik, manis, tampan, ganteng serta badan putih, bersih, tinggi, langsing, dan kekar yang kau miliki sekarang tak perlu kau banggakan
karena pada akhirnya kita semua sama,
sama-sama akan menjadi pucat pasih tanpa darah dan kakuh tanpa daya

Barang-barang dengan merk terkenal dan limited edition yang kau gunakan tak perlu kau pamerkan
Karena pada akhirnya kita semua sama,
sama-sama akan memakai kain putih yang lebar, luas dan panjang tanpa jahitan (kain kafan) yang akan menutupi tubuhmu

Kendaraan yang kau beli dengan harga mahal tak perlu kau banggakan
Karena pada akhirnya  kita semua sama,
sama-sama menggunakan kendaraan tanpa roda (keranda Jenazah) dengan beberapa orang yang mencintaimu yang akan mengangkat tubuhmu dan mengantarmu ke peristirahatan terakhir

Rumah besar dan megah yang kau tinggali sekarang tak perlu kau sombongkan
karena pada akhirnya kita semua sama,
sama-sama akan menetap (dikubur) ditanah dengan ukuran yang sama 2x1 meter saja

Gelar dan pangkat di dunia yang kau sandang tak perlu kau banggakan apalagi kau sombongkan
Karena pada akhirnya kita semua sama,
sama-sama bergelarkan Almarhum (Laki-laki) dan Almarhuma (Perempuan)

Tidak ada yang bisa kau bawa
Tidak ada yang bisa kau banggakan
Tidak ada yang bisa kau sombongkan
Tidak ada yang bisa kau pamerkan
Jika kematian sudah menghampirimu

Rasulullah Shallallahu ‘Alihi Wasallam bersabda:
"Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang
mendo'akannya ." (HR. Muslim)

"Setiap yang benyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada kami (Allah) kamu dikembalikan." (QS. Al-'Ankabut : 57)

Ayo sahabat FillahKu kita persiapkan diri mulai sekarang jangan sampai menyesal dihari kemudian

Rabu, 19 Agustus 2015

Makna Ghibah


1. Secara bahasa, merupakan musytaq dari al-ghib, artinya lawan dari nampak, yaitu segala sesuatu yang tidak diketahui bagi manusia baik yang bersumber dari hati atau bukan dari hati. Maka ghibah menurut bahasa ialah membicarakan orang lain tanpa sepengetahuannya baik isi pembicaraan itu disenanginya ataupun tidak disenanginya, kebaikan maupun keburukan.

2. Secara definisi ghibah adalah seorang muslim membicarakan saudaranya sesama muslim tanpa sepengetahuannya tentang hal-hal keburukannya dan yang tidak disukainya, baik dengan tulisan maupun lisan, terang-terangan maupun sindiran.

Menurut Ibnu Mas’ud r.a. definisi ghibah adalah ”Ghibah adalah engkau menyebutkan apa yang kau ketahui pada saudaramu, dan jika engkau mengatakan apa yang tidak ada pada dirinya berarti itu adalah kedustaan.” Ayat Allah SWT tentang larangan ghibah:
“Janganlah kalian menggunjingkan satu sama lain. Apakah salah seorang dari kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Bertaqwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah itu Tawwab (Maha Penerima taubat) lagi Rahim (Maha Menyampaikan Rahmat).” [QS Al Hujurat: 12]

Selasa, 18 Agustus 2015

Meninggalkan sesuatu karena Allah

Ada yang kehausan lalu meminta agar saudaranya mau membantunya, dia lalu menyodorkan gelas pada saudaranya untuk diisi air untuknya. Namun air tak kunjung dituang, saudaranya hanya memandanginya, juga memandangi gelas yang dia sodorkan untuk diisi air baginya. Air tak kunjung diisi sementara lengannya letih meminta, saudaranya tetap tak bergerak padahal persediaan airnya banyak.

Ia merintih, mengemis, meyakinkan saudaranya, betapa haus dirinya, namun saudaranya tetap bergeming, tetap tiada air yang dituang. Dia tahu segelas air takkan menyusahkan saudaranya, dia tahu mudah bagi saudaranya menuangkan air ke gelasnya, sangat mudah.

Sekali lagi dia memohon pada saudaranya, airmatanya mulai menetes, namun linangan airmata pun tak menolong, air tetap tak dituang. Tak tahan lagi, kecewa mengubah harap jadi marah, ia naik pitam, ia maki, ia cela saudaranya, "pelit, kikir, bakhil" deras dari lisannya. Namun tetap tak ada air yang tertuang padanya, saudaranya hanya diam saja menerima amarahnya.

Usai melepas semua murka, saudaranya berkata lembut padanya, "bagaimana aku mengisi gelas yang sudah penuh dengan air yang kotor?" :D

Begitulah cerminan kita tatkala kita meminta dan berdoa pada Allah, kita meminta, mau dipenuhi, namun tak menyiapkan gelasnya.

Allah pasti mengabulkan doa kita, hanya kita sering tak siap, agar apa yang kita pinta mampu kita terima, kita tak memantaskan diri.

Simak sabda Nabi saw, "sungguh jika engkau tinggalkan sesuatu karena Allah, Allah akan  mengganti yang lebih baik" - HR Ahmad

Kita meminta pada Allah, kita berharap Allah kabulkan doa, namun kita enggan tinggalkan yang lama, bagaimana diganti yang baru? Berdoa ingin terkabul, namum maksiat tetap jalan, ibarat meminta air, namun gelas dipenuhi air kotor.

Buang dulu air kotornya, bersihkan gelasnya, lalu meminta, tinggalkan dulu maksiatnya, Allah pasti ganti yang lebih baik.

Setiap perubahan itu punya risiko, termasuk berubah lebih taat, tapi ketahuilah, tidak berubah taat, itu yang paling berisiko.

By Ust Felix Siauw

Senin, 17 Agustus 2015

Merdeka itu...

Sekali Merdeka tetap Merdeka...
Merdeka....
ALLAHU AKBAR...

Merdeka itu..
Jika kita mampu menahan Amarah yang menggebu

Merdeka itu...
Jika kita dapat mengendalikan nafsu yang menghampiri

Merdeka itu...
Jika kita berani mengambil keputusan untuk menjadi lebih baik dan mampu mempertahankannya

Merdeka itu...
Jika kita bersabar tanpa mengeluh dengan segala ujian yang Allah berikan

Merdeka itu...
Jika kita dengan ikhlas melaksanakan segala perintahNYA tanpa mengharapkan pujian

Merdeka itu...
Jika semua amal ibadah kita diterima Allah subhanahu Wa Ta'ala

Merdeka itu...
Jika kita menerima Takdir Allah dan mensyukurinya

Merdeka itu...
Jika kita bisa berkumpul bersama Rasulullah di Syurganya Allah

Merdeka itu...
Ketika Allah membukakan tabirnya antara kita dan Dia (Allah), dan kita dapat melihat wajahnya ALLAH
Masya Allah

Suhaib berkata, bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Ketika penduduk surga memasuki surga, Allah berkata, ‘Kalian ingin sesuatu, maka aku tambahkan?’ Mereka menjawab, ‘Oh Tuhan kami, apa lagi yang kami inginkan!? Bukankah Engkau telah membuat wajah kami putih berseri, dan Engkau telah memasukkan kami ke surga!?’ Lalu hijab itu pun dibuka. Tidak ada pemberian yang lebih mereka senangi melampaui melihat Tuhan mereka. "
....
....
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam kitab suci Al-Qur'an Surat Yunus ayat 26 yang artinya ;
"Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (syurga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam, dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni Syurga, mereka kekal di dalamnya."

Maha benar Allah dengan segala FirmanNYA

By @sari_869

Minggu, 16 Agustus 2015

Atas Masa laluku, aku malu


Pernah jadi manusia paling tidak kenal dosa,
Semua kuanggap biasa,
Tak akan pernah ada pertanggungjawaban kepada Allah Taala,
Segala macam maksiat pernah dicoba,
Namun waktu memang pandai merubah segala,
Kian hari hati kian sepi, jiwa semakin hampa,
Coba mencari bahagia namun apa daya, ternyata hanya menggenggam nestapa.

Jiwa berontak, inginkan kebahagiaan,
Dunia yang diharapkan memberi segalanya rupanya hanya berisi bualan,
Mencari kesana sini, inginkan ketenangan,
Setelah lelah, jawaban segala kegelisahan itu Tuhan.

Masa laluku cukup membuat malu,
Mungkin dosa-dosaku besarnya mencapai jutaan gunung Semeru digabung menjadi satu,
Bermaksiat ini itu tiada ragu,
Ibadah jika ingat dan ada waktu,
Asal solat tanpa pernah merasa perlu.

Hati ini selalu merasa kurang,
Tiada pernah puas, harus dapatkan semua yang kumau meskipun harus curang,
Kerja siang malam demi dapatkan uang,
agar dapat membeli apapun yang dapat membuat senang.
Agar hawa nafsu selalu harus selalu menang.

Astaghfirullah..
Itulah surga dunia kreasi setan,
Bergelimangan kesenangan,
Penuh dengan rayuan dan pujian,
Seolah akhirat itu hanya dongengan,
Hidup ini abadi dan berisi kemewahan.

Kawan,
Sadarlah sebelum terlambat,
Jangan pernah ragu untuk bertaubat,
Walau dosamu seluas samudra,
Ampunan Allah sebesar antariksa.

Kawan,
Setiap hari baru yang Allah beri adalah kesempatan,
Untuk memperbaiki diri agar jadi insan kebanggaan Tuhan,
Selama nafas masih dalam helaan,
Percayalah terbukanya untuk kita pintu surga bukan sedekar impian.

Kawan,
Selagi ada waktu, gantilah illahmu,
Jangan lagi sembah dunia yang penuh tipu,
Kembalilah pada Allah yang senantiasa terima taubatmu,
Agar kelak tak berat siksa atas segala khilafmu.

@NegeriAkhirat

Jumat, 14 Agustus 2015

Hijrah, Perjalanan Indah Namun Berliku

Tidak selamanya sebuah perubahan akan di terima oleh orang-orang di sekitar kita, sekalipun perubahan yang di lakukan adalah perubahan yang mengarah kepada kebaikan. Masih saja banyak orang yang menyepelekan, merendahkan, menghujat, menghina, dan menuduh hal yang tidak-tidak.

Apa sebenarnya salahku?
Bagian manakah letak kesalahanku?
Jelaskan, apa yang menurut kau benar?
Tolong..
Jangan kau hakimi aku
Jangan kau hina perubahanku
Jangan kau patahkan semangatku
Jangan kau hujat aku dengan mudahnya
Jangan kau sepelekan hijrahku
Kau tak pernah tau bagaimana aku meminta agar aku cepat di permudah mendapat hidayah-Nya
Kau tak pernah tau bagaimana aku mengemis pada-Nya
Kau tak pernah tau bagaimana aku memohon kepada-Nya agar hijrah ini di ridhoi-Nya
Kau tak pernah tau bagaimana perjuanganku melawan ujian ini
Kau tak pernah tau seperti apa aku menangis dalam penyesalan
Dan kau tak pernah tau, bahwa aku tetap mendo'akanmu agar Allah segera membuka hati dan mempermudah kau agar segera mendapat hidayah-Nya

Tolong..
Bantu aku,
Rangkul aku, agar hijrah ini tidak berhenti walau seribu ujian dan cobaan datang menghampiri.
Hargailah setiap perubahanku untuk menjadi pribadi yang lebih baik

by @nisaanurs

Hal yang harus di cemaskan

diambil dari nasehat Hasan Basri yang mengajak kita untuk merenungi 5 hal yang paling pantas untuk selalu kita cemaskan. antara lain:

1. Ibadah kita

Adakah ibadah kita selama ini cukup pantas untuk diterima Allah SWT. Ataukah jangan-jangan shalat yang begitu banyak kita kerjakan itu hanyalah gerakan tanpa makna. Dan ataukah puasa dan amal kita hanyalah penghias hasrat semata. Bukankah misi hidup manusia didunia adalah beribadah pada ALLAH? lalu apa gunanya kita jika semua ibadah kita tidak diterima oleh ALLAH. Selayaknya kita selalu meminta pada ALLAH untuk memperbaiki ibadah kita dan terus menjaga niat kita hanya untukNya.

2. Dosa-dosa kita

Sudah berapa banyak dosa yang kita lakukan selama kita hidup? Segala yang besar berasal dari yang kecil. kadang kita tertipu oleh dosa-dosa kecil. merasa dosa kecil tidaklah terlalu besar dampaknya. padahal semua yang besar berasal dari yang kecil. Bagaimana jika ibadah kita yang pas-pasan senantiasa dikikis oleh dosa yang membesar?

Semoga ALLAH senantiasa menjaga kita dari dosa kecil dan besar.

3. Surga dan Neraka

Surga dan neraka adalah konsekuensi dan keniscayaan hidup manusia setelah hari perhitungan. Hanya ada dua tempat itulah tempat kita kembali nanti.

Sudahkah kita tahu betapa dasyatnya siksa neraka? dan sudahkah kita yakin akan kenikmatan surga?

Sudahkah kita pantas memasuki surga? dan sudahkah kita yakin bisa terhindar dari siksa neraka?

Semoga tempat kembali kita adalah tempat terbaik disisi ALLAH SWT

4. Masa lalu dan masa depan

Masa lalu adalah pelajaran berharga yang harus kita ingat baik-baik. sedangkan masa depan adalah sesuatu yang tidak pernah kita ketahui. Untuk itu, setiap hari kita diingatkan oleh ALLAH melalui setiap shalat kita untuk senantiasa diberikan petunjuk menapaki jalan yang lurus.

5. Keridhoan Allah atas semua tindakan kita

Dari semua hal yang kita lakukan dahulu, sekarang maupun yang akan datang, adakah kita yakin bahwa semua itu mendatangkan ridho ALLAH? ataukah hanya hal sekedarnya yang tidak ada nilainya, atau bahkan membawa murka ALLAH? kita perlu senantiasa memperhatikan apa yang sedang dan kita lakukan.

Sedikit renungan semoga bermanfaat.

Hadiah Bagi Orang Yang Sabar

HADIAH BAGI ORANG YANG BERSABAR

Sesungguhnya segala sesuatu tidak akan pernah berubah kecuali apa yang ada dalam diri dan hati kita telah berubah. Ini bermakna sesuatu yang berlaku seperti yang telah dirancang oleh Allah tidak akan pernah berubah. Kita hanya boleh berubah diri sendiri.

“Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum hingga mereka sendiri yang mengubahnya” (Surah Ar-Ra’du).

Kesusahan telah berubah menjadi ketenangan.
Kemarahan telah berubah menjadi kerelaan.
Kesedihan dan kegundahan telah berubah menjadi kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Bersabarlah maka kita akan mendapat hadiah berikut daripada Allah:
💌Pahala orang yang bersabar. Orang yang bersabar akan mendapat pahala yang tidak terbatas dan terhingga daripada Allah.
Allah berfirman,
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas” (Surah Az-Zumar ayat 10)
💌Orang yang bersabar akan mendapat kekuatan bersama Allah.
Allah berfirman,
“Sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang sabar” (Surah Al-Anfal ayat 46)
💌Orang yang sabar akan mendapat cinta Allah SWT.
Sebagaimana firman-Nya,
“Allah menyukai orang-orang yang sabar”
(Surah Ali Imran ayat 146)
💌Orang yang sabar akan mendapat kebaikan di akhirat kelak.
Firman Allah SWT,
“Dan orang-orang yang sabar kerana mencari keredhaan tuhan-Nya, mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga ‘Adu yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang soleh daripada bapa-bapanya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikatmasuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan)” salamun’alaikum bima sobartum,” maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu”
(Surah Ar-Ra’du ayat 22-24)
💌Nilaikan musibah yang menimpa kita dengan penuh kesabaran. Jika hal ini terjadi atas keinginan Allah maka Dia telah menyediakan pahala bagi kita.
Allah brfirman,
“Maka bersabarlah, sesungguhnya kesudahan yang adalah bagi orang-orang yang bertaqwa” (Surah Hud ayat 49)

Bersabar terus😊 #sabarlahdiriku

Kamis, 13 Agustus 2015

Kenapa harus sedih?

Kenapa harus sedih jika tak ada satupun teman yg peduli? Selama kita selalu ingat pada Allah, maka Allah tak akan pernah berpaling dari kita..

Mengapa harus takut ketika tak ada yg mau membantu sama sekali? Allah selalu bersama kita, untuk kita yg selalu sabar dalam menghadapi ujian..

Saudara saudariku, apalah arti dunia yg semu dan sementara ini. Sementara surga berkali-kali lipat lebih indah dari sekedar yg ada dalam benak kita. Tak inginkah kita jadi penghuninya? Yang bahkan dirindukan olehnya?

Berdoalah pada Allah.. berdoalah untuk hal-hal baik. Pun mendoakan kebaikan untuk orang lain yg sering menyakiti kita, adalah kunci ketenangan hidup..

Yuk ah.. kencengin lagi ibadahnya.. sempurnakan lagi niatnya.. hanya untuk Allah.. Allah.. dan Allah.. :)

Tak perlu takut.. tak perlu risau.. tetaplah berdoa kepada Allah.. dan selalu berusaha..

Barakallahu fiikum.. Dari @luzeonart

Untukmu Wahai Para Suami


Wahai para suami, perhatikan beberapa kalimat dibawah ini:

1. Apa yang memberatkanmu-wahai hamba ALLAH untuk tersenyum dihadapan isterimu ketika engkau masuk menemuinya, agar engkau mendapatkan ganjaran dari ALLAH Ta’ala.

2. Apa yang membebanimu untuk bermuka cerah (ceria) ketika engkau menjumpai isteri dan anak-anakmu yang telah menanti dirimu dirumah!! Agar engkau mendapatkan pahala.

3. Apa sulitnya apabila engkau masuk kedalam rumah sambil mengucapkan salam secara sempurna, yaitu : assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”, agar dirimu mendapatkan 30 kebaikan?!!.

4. Apakah yang menyusahkanmu jika engkau berkata kepada istrimu dengan perkataan yang baik, sehingga dia meridhaimu, sekalipun dalam perkataanmu agak sedikit dipaksakan?!!.

5. Apakah yang menyusahkanmu-wahai para suami, apabila dirimu berdoa kepada ALLAH, dengan do’a: “Ya ALLAH, perbaikilah istriku dan curahkan keberkahan padanya”.

6. Tahukah kamu (wahai para suami) bahwa ucapan yang lembut merupakan shadaqah?!!.

7. Apa yang memberatkanmu untuk memberikan hadiah (oleh-oleh) untuk isteri dan anak-anakmu, ketika dirimu pulang dari safar?

8. Wahai para suami, luangkanlah waktumu untuk menemani isterimu, anak-anakmu mengajarkan dan membaca alqur’an padanya, atau menghadiri majelis-majelis ilmu yang mengajarkan alqur’an dan sunnah menurut pemahaman para sahabat.

9. Tahukah engkau wahai para suami, bahwa bersetubuh akan mendatangkan ganjaran dari ALLAH, sebagaimana Nabi bersabda: Diantara amal perbuatan kalian yang paling utama adalah mendatangi (bersetubuh) yang halal, yaitu dengan isteri-isteri kalian. (Silsilah shahihah: 441)

Semoga memberikan manfaat serta dapat diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution

Agar Tidak Dendam


Berikut adalah muhasabah yang dapat kita hadirkan dalam hati kita saat seseorang telah membuat kesalahan kepada kita, agar tidak ada dendam yang berkembang dalam hati.

Ingatlah bahwa perbuatan orang itu kepada kita tidak keluar dari kehendak Allah. Allah menginginkannya itu terjadi dan ada hikmah dibalik itu.

Ingatlah dosa-dosa kita. Karena tidaklah keburukan menimpa kita melainkan karena sebab dosa-dosa kita. Sibuklah dengan tobat dan istighfar, dari pada sibuk mencela dan mencari-cari cara untuk membalasnya.

Ingatlah pahala yang sungguh besar bagi orang yang mau memaafkan dan bersabar.

Ingatlah bahwa memaafkan dan berbuat baik akan membuat hati kita bersih dari keinginan-keinginan buruk, hasad dan dendam. Dengan itu hati akan merasakan kelazatan yang jauh lebih lazat dari kelazatan melampiaskan dendam.

Ingatlah bahwa dendam akan membuat jiwa menjadi hina, sedangkan memaafkan akan membuat jiwa menjadi mulia.

“Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba dengan sikap memaafkan melainkan kemuliaan” (HR Muslim)

Ingatlah bahwa balasan yang kita akan dapatkan sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan. Kita pun pasti pernah berbuat zalim dan dosa. Jika kita memaafkan, Allah pun akan memaafkan kita.

Ingatlah bahwa menyibukkan diri dengan dendam akan menghabiskan waktu dan membuat hati menjadi tidak fokus. Sehingga banyak hal-hal bermanfaat kita lewatkan. Maka jangan sampai musibah lebih besar menimpa kita.

Ingatlah bahwa Rasulullah tidak pernah sekali pun dendam karena urusan pribadinya. Jika itu terjadi kepada orang yang paling mulia, bagaimana dengan kita?

Ingatlah bahwa sabar adalah setengah dari keimanan. Jika kita bersabar, maka kita berarti sedang menjaga keimanan kita.

Ingatlah bahwa dengan bersabar berarti kita telah mengalahkan dan mengendalikan jiwa kita. Karena jiwa yang tidak dapat kita taklukan akan mengajak kita pada kebinasaan.

Ingatlah bahwa jika kita bersabar, maka Allah pasti akan menolong kita.

cahayaislam

Selasa, 09 Juli 2013

Bagaimana Cara Minum Obat Ketika Berpuasa???


Marhaban Ya Ramadhan. Ibadah puasa Ramadhan merupakan salah satu perintah wajib Allah SWT kepada para umat Nya, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.   

Puasa berarti menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim.  

Banyak hikmah yang bisa kita peroleh saat ibadah puasa, salah satunya adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani kehidupan. Betapa banyak ibadah dengan janji pahala berlipat ganda yang bisa kita lakukan di bulan suci Ramadhan bila kondisi tubuh kita prima. Namun bagaimana jika tubuh kita dalam kondisi sebaliknya?  

Orang yang sakit diperbolehkan untuk tidak berpuasa asalkan ada bukti medis (keterangan dari dokter), pengalaman atau ia yakin bahwa puasa akan memberi suatu madharat, dapat memperparah penyakitnya atau memperlambat penyembuhannya. Namun seseorang yang menderita penyakit ringan tetaplah harus berpuasa dengan tetap meminum obat untuk menghilangkan penyakitnya.  

Sebagian besar umat muslim memilih tetap menjalankan puasa meskipun sedang sakit. Pola makan yang berubah membuat jadwal minum obat penderita penyakit menahun seperti hipertensi dan diabetes ikut berubah. Selama bulan Ramadhan, polamakan dan minum akan berubah. Waktu yang leluasa untuk minum obat berubah dari24 jam menjadi hanya 10,5 jam (dari saat berbuka hingga waktu subuh), sehingga harus diatur sedemikian rupa sehingga obat yang diminum tetap efektif dan bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit.  

Sebuah penelitian dilakukan pada 81 orang pasien di Maroko. Sebanyak 58% mengubah pola makan obat ketika bulan Ramadan yaitu 35orang menghentikan pengobatan, 8 orang mengganti jadwal minum obat, dan 4 orang meminum obat yang dijadwalkan beberapa kali minum dalam sehari menjadi hanya satu kali minum. Penelitian yang melibatkan jumlah pasien yang lebih banyak (325 orang) dilakukan di Kuwait. Sebanyak 64% diantara mereka mengubah pola minum obat mereka, dan 18% diantaranya meminum obat yang seharusnya untuk sehari dalam satu kali minum. Laporan medis di negara tersebut menyebutkan bahwa pada awal bulan Ramadan banyak pasien yang masuk ke unit gawat darurat maupun ke ICU karena tidak mau minum obat saat Ramadan, atau mengubah jadwal minumnya dengan cara yang salah.  

Fenomena yang hampir sama dialami di Indonesia. Pada setiap pertengahan bulan puasa dan awal lebaran banyak pasien yang dirawat dirumah sakit. Hal ini salah satunya karena ketidakdisiplinan para pasien penyakit menahun dalam mengkonsumsi obat. Seringkali pasien mengubah pola konsumsi obatnya tanpa berkonsultasi dengan dokter. Disamping itu, banyak pula diantara para dokter tidak memperhatikan pola pemberian obat saat puasa. Misalnya adalah pemberian obat antibiotik 3 kali sehari saat puasa. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh dokter jika pasien tetap menginginkan untuk tetap menjalankan kewajiban puasa. Seorang dokter harus dapat memilih pola konsumsi obat yang paling sesuai untuk para pasiennya. Keputusan mengubah jadwal minum obat memang dikhawatirkan membahayakan keadaan orang sakit. Jadi perlu sikap yang baik untuk membuat jadwal minum obat sesuai dengan kondisi saat puasa. Bagimana pola minum obat yang benar ketika sedang berpuasa agar efek terapi menjadioptimal??  Berikut ini adalah panduan minum obat pada saat bepuasa:  
  1. Bila aturan pakainya 3 kali sehari  
  • Setelah makan:  Minumlah obat setelah makan berbuka puasa, sebelum tidur (setelah menyantap sedikit makanan) dan setelah makan sahur. Kecuali obat-obat tertentu yang memiliki indeks terapi sempit seperti digoxin, phenythoin, theofilin dan beberapa antibiotic sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang meresepkan atau apoteker. •
  • Sebelum makan Bila aturan pakai 3 kali sehari sebelum makan: Minumlah obat setelah minum berbuka puasa lalu setengah jam sesudahnya barulah menikmati makanan berat. Penggunaan ke dua saat hendak tidur (kira-kira jam 10 malam), tapi perut jangan diisi makanan setengah jam sebelumnya. Penggunaan obat ketiga minimal setengah jam sebelum makan sahur. 
  • 2. Bila aturan pakainya 2 kali sehari  
  • Setelah makan Minumlah obat setelah makan berbuka puasa dan setelah makan sahur.  
  • Sebelum makan Minumlah obat setelah minum berbuka puasa. Setengah jam sesudahnya barulah menikmati makanan berat. Minum obat berikutnya minimal setengah jam sebelum makan sahur. Obat-obat H2 Bloker seperti ranitidine, cimetidine, dan famotidin sebaiknya diminum menjelang tidur dan sebelum makan sahur  
  • 3. Bila aturan pakainya 1 kali sehari  
  • Setelah makan Kita bebas memilih setelah berbuka puasa atau saat sahur. Akan tetapi yang perlu digaris bawahi adalah waktu minumnya harus konsisten (sama) hal ini akan berpengaruh terhadap ADME obat  
  • Sebelum makan Kita bebas memilih setelah minum pembuka puasa (setengah jam sebelum makan berat) atau setengah jam sebelum sahur.  
Informasi beberapa obat:  
  1. Obat antihipertensi Obat antihipertensi kini sudah banyak di formulasi untuk pemakaian sekali dalam sehari. Jika dokter telah meresepkan antihipertensi semacam ini, lebih disarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Riset menunjukkan bahwa tekanan darah mencapai angka paling tinggi pada pukul 9 – 11 pagi dan paling rendah pada malam hari setelah tidur. Oleh karena itu, sebaiknya obat antihipertensi diminum pada pagi hari. Perlu hati-hati jika obat anti hipertensi diminum malam hari karena mungkin terjadi penurunan tekanan darah yang berlebihan pada saat tidur.
  2. Obat maag Jika dokter telah meresepkan obat yang hanya digunakan sekali dalam sehari, misalnya omeprazol, lansoprazol, esomeprazol atau pantoprazol sebaiknya diminum pada malam hari sebelum tidur. Sedangkan obat maag yang lazimnya diberikan sehari dua kali, misalnya ranitidin, cimetidin atau famotidin, maka hendaknya dipilih saat malam hari sebelum tidur dan pada waktu makan sahur. Hal ini disebabkan asam lambung mencapai kadar paling tinggi pada saat dini hari, sehingga sebaiknya diminum malam hari untuk mencegah kenaikan asam lambung berlebihan. 
  3. Obat antidiabetes Obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, misalnya glimepirid, glibenklamid atau glipizid sebaiknya digunakan pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula dalam darah, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan. Namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan dua kali dalam sehari, misalkan metformin, lebih disarankan untuk diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. Hindari penggunaan obat-obat antidiabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa pada siang harinya. 
  4. Obat penurun kolesterol Obat penurun kolesterol (simvastatin, atrovastatin atau rosuvastatin) paling baik diminum pada pukul 7-9 malam atau saat menjelang tidur malam, karena memberikan efek lebih baik. 
  5. Obat dengan indeks terapetik sempit dan Antibiotik Obat dengan indeks terapi sempit sepeti theophylin, digoxin, phenytoin dan beberapa antibiotik sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang meresepkan. Jika dokter memberikan obat dengan pemakaian 3 atau 4 kali sehari, tanyakan apakah ada alternatif obat sejenis yang bisa diminum 1 atau 2 kali sehari.  

Penggunaan obat yang tidak membatalkan puasa:  
  1. Obat tetes mata, tetes telinga, tetes hidung atau alat hirup melalui hidung jika masuknya zat kedalam kerongkongan bisa dihindari. 
  2. Alat-alat kesehatan atau cairan yang digunakan untuk membersihkan (antiseptik), untuk kontrasepsi (IUD) atau untuk pembuangan.  
  3. Injeksi atau obat suntik untuk pengobatan kulit, otot atau urat, kecuali ciran infus atau injeksi zat makanan.  
  4. Gas oksigen  
  5. Anestesi lokal  
  6. Suppositoria, rectal tube dan ovula  
  7. Zat yang diserap melalui kulit seperti plester, minyak gosok, salep, dll.

Senin, 10 Oktober 2011

Penyimpanan Obat

CARA MENYIMPAN OBAT
Masa penyimpanan  semua jenis obat mempunyai batas waktu, karena lambat laun obat akan terurai secara kimiawi akibat pengaruh cahaya, udara dan suhu. Akhirnya khasiat obat akan berkurang. Tanda2 kerusakan obat kadangkala tampak dengan jelas, misalnya bila larutan bening menjadi keruh dan bila warna suatu krim berubah tidak seperti awalnya ataupun berjamur. Akan tetapi dalam proses rusaknya obat tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuk dan baunya obat tidak berubah, namun kadar zat aktifnya sudah banyak berkurang, atau terurai dengan membentuk zat-zat beracun. berkurangnya zat aktif hanya dapat ditetapkan dengan analisa di laboratorium. Menurut aturan nternasional, kadar obat aktif dalam suatu sediaan diperbolehkan menurun sampai maksimal 10%, lebih dari 10% dianggap terlalu banyak dan obat harus dibuang. 

Aturan penyimpanan
Guna memperlambat penguraian, maka semua obat sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dalam wadah asli dan terlindung dari lembab dan cahaya. Dan hendaknya di suatu tempat yang tidak bisa dicapai oleh anak2, agar jangan dikira sebagai permen berhubung bentuk dan warnanya kerapkali sangat menarik. Obat-obat tertentu harus disimpan di lemari es dan persyaratan ini selalu dicantumkan pada bungkusbya, mis. insulin. 

Lama penyimpanan obat
Masa penyimpanan obat tergantung dari kandungan dan cara menyimpannya. Obat yang mengandung cairan paling cepat terurainya, karena bakteri dan jamur dapat tumbuh baik di lingkungan lembab. Maka itu terutama obat tetes mata,  kuping dan hidung, larutan, sirup dan salep yang mengandung air/krim sangat terbatas jangka waktu kadaluwarsanya. Pada obat-obat biasanya ada kandungan zat pengawet, yang dapat merintangi pertumbuhan kuman dan jamur. Akan tetapi bila wadah sudah dibuka, maka zat pengawetpun tidak dapat menghindarkan rusaknya obat secara keseluruhan. Apalagi bila wadah sering dibuka-tutup. mis. dengan tetes mata, atau mungkin bersentuhan dengan bagian tubuh yang sakit, mis. pipet tetes mata, hidung atau telinga. Oleh karena itu obat hendaknya diperlakukan dengan hati-hati, yaitu setelah digunakan, wadah obat perlu ditutup kembali dengan baik, juga membersihkan pipet/sendok ukur dan mengeringkannya. Di negara2 maju pada setiap kemasan obat harus tercantum bagaimana cara menyimpan obat dan tanggal kadaluwarsanya, diharapkan bahwa di kemudian hari persyaratan ini juga akan dijalankan di Indonesia secara menyeluruh. Akan tetapi, bila kemasan aslinya sudah dibuka, maka tanggal kadaluwarsa tsb tidak berlaku lagi. Dalam daftar di bawah ini diberikan ringkasan dari jangka waktu penyimpanan dari sejumlah obat, bila kemasannya sudah dibuka. Angka2 ini  hanya merupakan pedoman saja, dan hanya berlaku bila obat disimpan menurut petunjuk2 yang tertera dalam aturan pakai

Jangka waktu penyimpanan          
                               

tab/kap
3 tahun
salep mata
6 bulan
salep/pasta (tube)
serbuk/tabor
pil
krim/gel (tube)
larutan tetesan
suspensi
3 tahun
1 tahun
1 tahun
6 bulan
6 bulan
6 bulan
salep/pasta
pot cairan untuk kulit
tet .telinga 
tet/sempr.hidung
krem (pot)
 tet/bilasan mata        
6 bulan
6 bulan
6 bulan
3 bulan
3 bulan
1 bulan

Sukses tanpa mempedulikan keterbatasan fisik atau penyakit yang diderita

Pernahkan Anda?
Menjadikan kesehatan dan keterbatasan fisik sebagai "Excuse" atas kegagalan?

Napoleon Bonaparte mempunyai tubuh yang pendek di bawah standar militer, akan tetapi berhasil menaklukkan Eropa. Jika Napoleon ingin memberikan
penghargaan ke pundak tentaranya, ia menyuruh tentara tersebut menunduk.

John F. Kennedy, sebenarnya menderita sakit saraf tulang belakang yang parah, ketika menjadi presiden Amerika Serikat ke-35. Bahkan untuk duduk saja ia ditopang oleh alat bantu dan pandangan matanya hanya bisa lurus ke depan. Tetapi semua dirahasiakan sampai akhirnya ia tertembak. Salah satu sebab kenapa ia tertembak dua kali adalah karena penyangga lehernya tidak memungkinkan ia menunduk dengan cepat.

David Beckham salah satu kakinya sedikit lebih panjang dari kaki lainnya. Akan tetapi kini justru menjadi kekuatannya dalam bermain sepak bola.

John Milton, sekalipun buta, mengarang sajak teragung di Inggris berjudul Paradise Lost (Surga yang hilang).

Shakespeare, sekalipun lumpuh tidak menghalangi dirinya mengarang berbagai sandiwara terbaik di dunia.

Edison tuli ketika menciptakan music box.

Leonhard Euler (1707 - 1783) merupakan salah satu ilmuwan paling brilian dan produktif. Dia menulis 32 buku, dan ratusan artikel yang jika dikumpulkan bisa jadi 70 jilid. Dia diterima di Universitas Basel umur 13 tahun. Memperoleh gelar sarjana usia 17 tahun. Usia 23 tahun menjadi guru besar fisika, umur 26 tahun menjadi ketua matematika. Dua tahun kemudian ia kehilangan penglihatan di sebelah matanya tapi terus berkarya. Pada usia 69 tahun satu lagi matanya buta. Tapi ia tetap berkarya.

Syekh Ahmad Yassin, menderita lumpuh tangan dan kaki akibat jatuh dalam suatu latihan. Tetapi ia tetap berjuang untuk membebaskan Palestina dan berhasil membangun gerakan Intifadhah yang menjadi titik balik perlawanan Palestina.

dikutip dari tulisan isa alamsyah

Minggu, 15 Mei 2011

Belajar problem solving dari masalahrayap

"Pak, di lemari buku tengah ada rayap-nya!"
Setidaknya itu informasi singkat yang saya terima dari salah satu staf Asma Nadia Publishing, ketika kita sedang beres-beres kantor.
"OK, nanti saya check. Kamu lihat ada rayap-nya atau cuma sarangnya?" saya coba telusuri sejauh masalahnya lebih jauh.
"Lihat Pak, ada rayapnya!"
SOS...SOS...SOS
Ketika saya dengar informasi ada rayapnya, saya langsung berpikir masalah ini akan besar.
Ya, karena kerabat saya yang berbisnis di bidang furnitur pernah bilang, kalau perkakas kayu ada rayapnya sebaiknya semua bagian dibuang atau akan merambat kemana-mana.
Saat itu juga saya langsung memutuskan untuk melihat.
Setelah saya lihat sekilas, memang terlihat ada gundukan kecil sarang rayap di lemari tengah.
Lalu saya mulai tarik buku-buku yang berjajar di lemari tengah.
Ternyata bagian belakang sudah geroak dimakan rayap dan buku tersebut sebagian besar sudah jadi sarang rayap.
Lalu saya lihat buku di atasnya ternyata bernasib sama.
Saya putuskan lemari buku tengah dibuang dan dibakar termasuk-buku-bukunya.
Lalu saya lihat lemari disebelah kanannya lemari tengah ternyata juga sudah hancur dimakan rayap, padahal dari depan sama sekali tidak kelihatan ada sarang rayap.
Lalu saya lihat lemari sebelah kirinya, ternyata juga jadi korban.
Hasil serangan rayap tersebut 3 lemari buku dibuang dan dibakar, ratusan buku juga terpaksa dibuang dan dibakar.
Padahal lemari tersebut baru 3 bulan lalu dibereskan.

Ternyata masalah rayap yang kelihatan kecil, hanya beberapa sentimeter gundukan yang terlihat, hanya sedikit gejala dari masalah besar yang tersembunyi.
Dari kejadian ini saya pun belajar tentang kehidupan.

Sebenarnya sebagian besar masalah yang kita hadapi hanya sebagian kecil dari sebuah masalah yang lebih besar.
Masalah di depan mata mungkin hanya gejala, bukan penyakitnya.
Kalau kita tidak menemukan masalah besarnya (penyakitnya) maka kita akan terjebak masalah tersebut selama-lamanya.
Masalah yang kita lihat di depan mata mungkin lebih besar dari yang kita kira.

Dalam kehidupan sosial misalnya.
Kita bertemu dengan pejabat yang korup.
Secara sederhana kelihatannya, korupsi terjadi karena gaji kecil, sehingga jika gaji dinaikkan tidak ada korupsi. Ternyata pejabat bergaji besar juga terlibat korupsi.
Artinya, korupsi adalah gejala yang sudah merambat ke mana-mana.
Masalah utamanya bukan sekedar gaji kecil, tapi juga penegakkan hukum, keadilan sosial, keimanan, moral, toleransi, sportivitas, dan banyak hal terkait dengan hal tersebut.
Jadi untuk menyembuhkannya harus ditangani menyeluruh.

Dalam parenting misalnya.
Ada anak yang nilai pelajarannya buruk.
Orangtuanya sudah mengkursuskan anak tersebut dan privat tapi tidak membaik.
Ternyata setelah diusut masalahnya anak tersebut sedang terganggu konsentrasi-nya karena sering mendengar keributan orang tua.
Atau ternyata di sekolah ia selalu menjadi korban bully (pelecehan senior).
Jadi masalahanya tidak sekedar anak yang malas tapi ada agenda lebih besar yang dihadapinya.
Kalau kita salah deteksi masalah tidak selesai.

Dalam bisnis juga demikian.
Kita bisa kehilangan klien hanya karena masalah kecil.
Ada kisah perusahaan besar kehilangan klien raksasa hanya karena mempunyai operator telepon yang kasar.
Awalnya perusahaan tersebut mengira sang operator hanya perlu sedikit latihan, perusahaan itu tidak sadar bahwa operator adalah ujung tombak perusahaannya hingga akhirnya kehilangan klien besar.

Mendeteksi masalah dengan tepat, melihat masalah sebagai bagian dari masalah yang lebih besar adalah kunci untuk menyelesaikan masalah secara integral.
Semoga saja kita tidak terbuai melihat ketika masalah kecil, karena sebagian masalah kecil adalah tampilan luar dari masalah besar yang tersembunyi.